Selamat datang di Visitnesia

Memuat informasi terkait kepariwisataan seperti daya tarik wisata, materi pariwisata, serta isu-isu kepariwisataan.

Pariwisata Destinasi

OUR BLOG

Daya tarik wisata

Memuat informasi-informasi terkait daya tarik wisata di berbagai destinasi wisata di Indonesia.

Read More Read More Read More

Materi Pariwisata

Memuat materi-materi pembelajaran terkait dengan kepariwisataan.

Read More Read More

Digitalisasi dalam Pariwisata

Memuat informasi tentang digitalisasi dalam pariwisata

Read More

Isu Pariwisata

Memuat isu-isu terkini terkait kepariwisataan

Read More

Recent Work

Senin, 07 Juni 2021

Pantai Cemongkak

Pantai Cemongkak, Jimbaran-Bali

Minggu, 06 Juni 2021

MASALAH SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT MANDALIKA DENGAN ADANYA PEMBANGUNAN SIRKUIT MOTOGP DI DESTINASI WISATA MANDALIKA

 

GAMBARAN UMUM KAWASAN MANDALIKA

Mandalika adalah kawasan wisata seluas 1.035 hektar yang berlokasi di di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Sejak tahun 2017, Mandalika sudah diresmikan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata. Lombok Tengah merupakan salah satu Daerah Tingkat II di provinsi Nusa Tenggara Barat dan ibu kota daerah ini terletak di Praya. Kabupaten ini memliki luas wilayah 1.208.39 km2 dengan populasi sebanyak 860.209 jiwa. Mandalika memiliki banyak destinasi alam yang tak kalah indah dan mempesona dari destinasi alam lainnya yang ada di Indonesia seperti Pantai Kuta Lombok, Bukit Merese, Pantai Seger, dan Bukit Payung.


PEMBANGUNAN SIRKUIT MOTOGP MANDALIKA


Proyek pembangunan Jalan KEK Mandalika berlokasi di Desa Kuta Kabupaten Lombok Tengah Provinsi Nusa Tenggara Barat memiliki nilai kontrak sebesar Rp 899 miliar. Sejak Oktober 2019, pembangunan Sirkuit Mandalika sudah dimulai. Sirkuit ini memiliki 17 tikungan dengan panjang 4,31 kilometer. Kapasitas penonton Sirkuit Mandalika mencapai 195.700 orang yang terdiri dari tribun berdiri, duduk, dan VIP atau Hospitality Suites. Area paddock Mandalika sirkuit sanggup menaungi 40 garasi. Tujuan dari pembangunan Sirkuit MotoGP Mandalika itu sendiri yaitu sebagai panggung perhelatan olahraga dunia dan memperkenalkan pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB) pada dunia. Pembangunan Sirkuit MotoGP ini banyak memberikan dampak baik dampak positif maupun negative bagi masyarakat sekitar Mandalika itu sendiri.

Dampak Positif dari adanya pembangunan Sirkuit MotoGp Mandalika antara lain untuk meningkatkan lapangan pekerjaan, meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar Sirkuit MotoGp Mandalika, membantu meningkatkan devisa Negara Indonesia, serta meningkatkan kepariwisataan khususnya Nusa Tenggara Barat. Selain dampak positif yang dirasakan, masih banyak pula para penduduk Mandalika yang merasakan dampak negatif dari adanya pembangunan Sirkuit MotoGp Mandalika ini seperti permasalahan pembebasan lahan, masyarakat tergusur,  ITDC memasang papan larangan berjualan kepada warga dengan alasan (pedagang asongan) mengganggu serta tidak mengizinkan melakukan acara adat di kawasan ITDC, nelayan khawatir tergeser aktivitas dengan kehadiran KEK Mandalika. Namun, permasalahan ini pun tidak berhenti disini saja, pihak pemerintah memastikan untuk memberikan solusi terbaik dari permasalahan yang dihadapi masyarakat pembangunan KEK Mandalika ini. Solusi – solusi tersebut antara lain :

1. Menyelesaikan pembebasan lahan di The Mandalika dengan melakukan pembayaran atas pembebasan tanah.

2. Menurut standar AIIB, orang - orang yang tergusur berhak mendapatkan bantuan pemukiman kembali, ganti rugi atas kerugian asset - aset non - tanah, serta bantuan untuk memulihkan mata pencahariannya.

3. Pihak ITDC selaku pengelola kawasan menyatakan tujuan memasang plang larangan untuk sosialisasi dan mengedukasi para pedang, pelaku UMKM, agar tidak berdagang sembarangan tempat tapi memanfaatkan areal yang sudah disediakan di dalam kawasan, yakni kompleks Bazaar the Mandalika.

4. Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan NTB Yusron Hadi mengungkapkan bahwa pemerintah tidak pernah berencana menggeser aktifitas nelayan disana atau mengalihkan aktifitas mereka. Namun pemerintah berharap perkembangan KEK kedepan memberi manfaat yang lebih baik lagi ke mereka.


PELUANG DAN TANTANGAN KAWASAN EKONOMI KHUSUS MANDALIKA

Peluang pekerjaan dari dilaksanakannya event MotoGP 2021 adalah ada sekitar 2.000 Pekerjaan Musiman, 5.000 Segmen Pekerjaan terkait MotoGP, 10.000 Pekerjaan Tidak Langsung dari MotoGP dengan peluang pemasukan US$ 60 juta belanja wisatawan (terkait event di Sirkuit Mandalika), Pendapatan hotel, Pendapatan transportasi, dan pendapatan lain-lain. Beberapa tantangan yang harus dihadapi KEK Mandalika antara lain belum terbangunnya sinergi antara KEK Mandalika dan kawasan sekitar, belum ada branding produk unggulan ‘Mandalika’, pendidikan vocational yang memenuhi atau tetap dengan kebutuhan sektor pariwisata, banyak ditemukan pekerja anak di wilayah wisata, keamanan, kebersihan sekitar pantai, serta kepastian insentif yang diberikan kepada investor. Untuk menjawab peluang dan tantangan tersebut Bapped NTB Menyelenggarakan Rapat Koordinasi Teknis yang bertempat di Ruang Geopark Bappeda NTB.

 

PROSPEK PENGEMBANGAN MANDALIKA KEDEPAN

Menurut Happy Marpaung (2002:19), pengembangan pariwisata bertujuan untuk memberikan keuntungan baik bagi wisatawan maupun warga setempat.

Prospek Pengembangan Mandalika Kedepan :

• Nilai jual kawasan di mata investor semakin meningkat karena telah dilakukan penandatangan kontrak paket II yang meliputi pembangunan sarana dan prasarana jaringan jalan, normalisasi sungai, pembangunan fasilitas amenity core, gerbang kawasan, dan konstruksi Masjid Area Timur. Dari sisi investasi, setidaknya sudah hampir 200 Ha sedang berproses untuk dikerjasamakan dalam berbagai bentuk properti, seperti hotel bintang empat dan lima, area komersial, hingga SPBU.

• Dari sisi penyerapan tenaga kerja, pengembangan The Mandalika juga diperkirakan mampu menyerap hampir 5 ribu orang tenaga kerja lokal secara bertahap dalam lima tahun ke depan.

• Kawasan The Mandalika juga diproyeksikan akan mampu menaikkan tingkat PDRB sektor pariwisata NTB yang diperkirakan pada tahun 2045 dengan adanya pengembangan The Mandalika bisa diperoleh PDRB sekitar Rp18,8 triliun. 

Minggu, 23 Mei 2021

Pariwisata Indonesia Dalam Menghadapi Pariwisata 4.0 : Tantangan & Peluangnya

 

Pariwisata Indonesia Dalam Menghadapi Pariwisata 4.0 : Tantangan & Peluangnya

(Studi Kasus : Perwujudan Industri Pariwisata 4.0 di Kota Lhokseumawe)


Revolusi industri 4.0 merupakan perubahan fundamental di bidang industri yang telah memasuki era baru. Gelombang keempat dari perjalanan dan perkembangan revolusi industri. Sebab itulah disebut dengan revolusi industri 4.0. Secara sederhana, revolusi industri 4.0 dapat dipahami sebagai perkembangan teknologi pabrik yang mengarah pada otomasi dan pertukaran data terkini secara mudah dan cepat yang mencakup sistem siber-fisik, internet untuk segala (internet of things), komputasi awan (cloud computing), dan komputasi kognitif. Otomasi sendiri merupakan sebuah teknik penggunaan mesin yang disertai dengan teknologi dan sistem kontrol guna mengoptimalkan produksi dan pengiriman barang serta jasa. Istilah revolusi industri 4.0 pertama kali dicetuskan oleh Jerman melalui proyek strategis teknologi. Revolusi industry 4.0 merupakan kelanjutan dari revolusi industry sebelumnya, mulai dari revolusi pertama yang menemukan mesin uap dan kereta api (1750 – 1830), kemudian kedua, penemuan listrik, alat komunikasi, kimia dan minyak (1870 – 1900), dan ketiga, penemuan computer, internet, dan telepon genggam sampai pada teknologi digital dan informasi (1970-an hingga sekarang). Transformasi digital inilah yang merubah keseluruhan siklus ekosistim kepariwisataan ,yang termasuk menjadi penyebab bergesernya budaya siber dan visual pada wisatawan.

Membahas tentang komponen utama dalam pariwisata, biasanya dikenal dengan istilah “4A” yang harus dimiliki oleh sebuah daya tarik wisata, yaitu: attraction (Merupakan komponen yang signifikan dimana didalamnya terdapat keunikan tersendiri dimana akan menarik wisatawan berkunjung ke suatu daya tarik wisata tersebut. Dalam pariwisata 4.0, Virtual Reality atau realitas maya sangat memiliki peran yang besar. Trend yang terlihat bahwa, wisatawan mulai memperlihatkan minat yang besar terhadap teknologi ini, seiring dengan tampat-tempat wisata yang mulai menggunakan teknologi ini sebagai atraksi wisata buatan pengganti atraksi pada realitas nyata.), accessibility (kemudahan untuk bergerak dari daerah yang satu ke daerah yang lain. Pada era 4.0 ini, aksesbilitas wisatawan telah berkembang kearah digital, contohnya adalah teknologi IoT. Dengan adanya teknologi IoT (Internet of Things) penyedia jasa pariwisata dapat dengan mudah memasuki pasar luar negeri dan menjangkau lebih banyak pelanggan, serta sebaliknya pelanggan dapat dengan mudah menjangkau para penyedia jasa pariwisata tersebut.), amenities (segala macam sarana dan prasarana yang diperlukan oleh wisatawan selama berada di daerah tujuan wisata. Fasilitas dalam dunia pariwisata kini telah berkembang pesat terutama di era 4.0. Terdapat teknologi Augmented Reality yang memungkinkan wisatawan melakukan aktivitas seperti memesan hotel, mengakses informasi saat berada di destinasi, menavigasi ke dan di sekitar destinasi, menterjemahkan tulisan atau rambu-rambu serta percakapan, menemukan alternatif pilihan tempat makan dan hiburan semua dapat dilakukan hanya melalui aplikasi pada perangkat seluler atau smartphone.), dan ancilliary (Pelayanan tambahan sudah harus disedikan oleh Pemerintah daerah dari suatu daerah tujuan wisata baik untuk wisatawan maupun untuk pelaku pariwisata seperti : pemasaran, pembangunan fisik (jalan raya, rel kereta, air minum, listrik, telepon, dan lain-lain),maupun yang lainnya. Di era 4.0, kini pelayanan telah berkembang pesat menuju teknologi yang lebih canggih. pelayanan kini tidak hanya terpaku pada tenaga manusia, tetapi juga berkembang menjadi pelayanan oleh robot buatan manusia. Artificial Intelligent (AI) dan Robots adalah teknologi yang mulai popular dalam sektor pariwisata, khususnya pada sub sektor hotel dan restoran.)

Istilah Pariwisata digital memang sudah mulai berkembang pesat di beberapa negara termasuk Indonesia. Dimana pariwisata digital memiliki arti pemanfaatan digital ( Internet) pada industri pariwisata yang mencakup pengelolaan dan pemasaran. Pariwisata digital juga dapat di simpulkan memanfaatkan fasilitas sarana internet dengan berbagai media yang dekat dengan masyarakat seperti jejaring sosial ( Facebook, instagram, tumblr, twiter, blog, micro blog, website dan email ). Pemanfaatan digital tourism tidak terlepas dari paradigma baru dalam industri pariwisata yakni konsep Pariwisata 4.0 dengan target utama wisatawan milenial. Ciri utama strategi ini adalah terbangunnya ekosistem digital sehingga mampu mendongkrak produktivitas industri pariwisata secara drastis.

Kota Lhokseumawe memiliki potensi besar dalam sektor pariwisata. Namun potensi pariwisata tersebut belum sepenuhnya dioptimalkan pengelolaannya oleh Pemerintah Kota Lhokseumawe. Hingga tahun 2020, belum tampak upaya serius yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam menerapkan konsep digital tourism. Padahal media digital memiliki peranan yang sangat penting dalam mempengaruhi perkembangan promosi pariwisata. Tantangan yang di hadapi antara lain : masalah komunikasi, sumber daya, anggaran, fasilitas, serta informasi dan kewenangan.  Namun, apabila Kota Lhokseumawe menjalankan pariwisata berbasis digital dengan optimal tentu banyak peluang yang didapat seperti :

-Semakin mudahnya mengakses informasi tentang suatu destinasi dan hal itupun mampu mengembangkan suatu destinasi wisata sehingga dapat berepngaruh positif terhadap perekonomian masyarakat sekitarnya.

-Dengan adanya teknologi, konsumen dapat dengan mudah mencari informasi dan feeding mengenai produk – produk wisata dan destinasi di Kota Lhokseumawe dengan detail.

-Selain itu, dalam mempromosikan sesuatu secara digital bisa dilakukan micro targeting, sehingga promosi bisa tepat sasaran.

Selasa, 27 April 2021

Pantai Ketapang

 Pantai Ketapang

Desa Pringgabaya, Lombok Timur




Pernahkah kalian mendengar sesuatu yang lebih membanggakan dari berwisata ke luar negeri? Iya, tentu mencintai tempat wisata dalam negeri. Selain meningkatkan pendapatan negara, hal tersebut juga sebagai bentuk mencintai produk dalam negeri. Indonesia hampir sempurna, destinasi wisatanya tersebar hampir di penjuru wilayahnya. Sabang sampai Merauke menyimpan ribuan keindahan yang masih tak terjamah oleh mata manusia. Salah satu kekayaan alam Indonesia adalah keindahan pantainya yang menyimpan eksotisme tersendiri di setiap bagian.

Biar kuberitahu satu dari sekian banyak rahasia kecantikan pantai Indonesia. Ia tersimpan tepat di bagian timur pulau Lombok, pulau yang juga terkenal sebagai surga bagi para wisatawan. Pantai tersebut bernama pantai Ketapang yang terletak di Dusun Ketapang Desa Pringgabaya, Kecamatan Pringgabaya Lombok Timur. Pantai ini dihiasi hamparan pasir hitam di sepanjang pesisirnya. Airnya yang jernih selalu berhasil memikat pengunjung untuk berenang dan bermain. Pepohonan hijau yang tumbuh di sekitarnya memberikan pantai ini  atmosper sejuk saat mengunjunginya.

Akses ke pantai ini terbilang mudah. Pemandangan yang asri dengan hamparan sawah dan rumah penduduk di sepanjang perjalanan menambah kesan asri bagi pengunjung. Karena berada di bagian timur pulau Lombok, Pantai Ketapang adalah tempat yang sempurna untuk menyaksikan matahari terbit ditemani kesejukan embun pagi. Warna keemasan yang ditampilkan selalu indah dipandang mata. Selain melihat matahari terbit, kegiatan lain yang bisa pengunjung lakukan adalah memancing ikan serta jogging sendiri atau ditemani hewan peliharaan.

            Pantai Ketapang juga terkenal dengan upacara Rebo Buntung.  Upacara ini adalah tradisi mandi bersama yang dimulai pada Rabu siang hingga sore. Upacara ini sudah dilakukan secara turun temurun sejak ratusan tahun yang lalu. Upacara ini dilakukan untuk menyambut perayaan Maulid Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Tujuan dari upacara ini adalah menyucikan badan di perairan yang dianggap suci oleh masyarakat. Pesertanya pun berasal dari kalangan anak – anak hingga orang tua. Semua turun ke perairan untuk mandi bersama – sama. Untuk fasilitasnya, Pantai Ketapang kini sudah menyediakan tempat parkir serta terdapat banyak penjual makanan dengan tempat menarik serta spot foto yang aesthetic.

 

 

 

 

 

 

 

Have you ever heard of something prouder than traveling abroad? Yes, of course love domestic tourist destinations. In addition to increasing state income, this is also a form of loving domestic products. Indonesia is almost perfect; tourist destinations are spread almost all over its territory. Sabang to Merauke had thousands of beauties that are still untouched by the human eye. One of Indonesia's natural wealth is the beauty of its beaches which keep its own exoticism in every part.

Let me tell you one of the many beauty secrets of Indonesia's beaches. It is tucked away right in the eastern part of the island of Lombok, an island which is also known as a paradise for tourists. The beach is called Ketapang beach which is located in Ketapang Hamlet, Pringgabaya Village, Pringgabaya District, East Lombok. This beach is decorated with black sand along its coast. The clear water always manages to attract visitors to swim and play. The green trees that grow around give this beach a cool atmosphere when visiting it.

Access to this beach is fairly easy. The beautiful scenery with rice fields and houses along the way adds to the beautiful impression for visitors. Being in the eastern part of the island of Lombok, Ketapang Beach is the perfect place to watch the sunrise accompanied by the cool morning dew. The golden color that is displayed is always beautiful to the eye. Apart from seeing the sunrise, other activities that visitors can do are fishing and jogging alone or in the company of pets.

            Ketapang Beach is also famous for its Rebo Buntung ceremony.  This ceremony is a communal bathing tradition that starts from Wednesday afternoon to the afternoon. This ceremony has been carried out from generation to generation since hundreds of years ago. This ceremony is carried out to welcome the celebration of the birthday of the Prophet Muhammad Sallallahu 'Alaihi wa Sallam. The purpose of this ceremony is to purify the body in waters that are considered sacred by the community. The participants also came from children to the elderly. All descended into the water to bathe together. For facilities, Ketapang Beach now provides parking lots and there are many food vendors with interesting places and aesthetic photo spots.

 

 

Sumber video: instagram @rendy_hidayat19


Waduk Pacal

Waduk Pacal

Kedungsumber, Bojonegoro




        Wisata Waduk Pacal di Kedungsumber Bojonegoro adalah tempat wisata yang ramai dengan wisatawan pada hari biasa maupun hari liburan. Tempat ini sangat indah dan bisa memberikan sensasi yang berbeda dengan aktivitas kita sehari hari. Waduk Pacal merupakan bangunan peninggalan belanda, tepatnya diresmikan sejak tahun 1933. Termasuk salah satu bangunan raksasa yang masih berfungsi hingga kini. Waduk Pacal yang memiliki luas sekitar 3,878 kilometer persegi dan kedalaman 25 meter ini, merupakan bangunan sarana pengairan peninggalan zaman belanda dengan manfaat multifungsi. 

        Perjalanan yang cukup menempuh jarak yang cukup jauh juga melewati jalan yang membelah hutan jati dengan tebing disekelilingmya menambah suasana tambah menyenangkan. Dengan harga tiket yang cukup murah, yakni Rp. 5.000,- para wisatawan sudah bisa menikmati lokasi wisata ini. Jika ingin menjelajahi waduk, para pengunjung bisa naik sampan keliling danau jika ingin merasakan sensasi tersendiri. Tidak ada tarif pasti karena sebenarnya pemilik perahu kecil itu adalah para nelayan sekitar. Rata-rata pengunjung merogoh kocek Rp. 15.000 untuk sekitar 30 menit.

 

Sumber video: Aerial cityscape (https://youtu.be/3kqoD-4nDFs)


Pantai Kelecung

Pantai Kelecung
Tabanan, Bali




    Pulau Bali sangat terkenal di mancanegara dengan keanekaragaman budaya dan keindahan alamnya. Salah satu keindahan alam yang menjadi primadona di Pulau Bali adalah pantai. Terdapat banyak pantai yang sangat populer dikalangan wisatawan, seperti Pantai Kuta, Pantai Melasti, Pantai Padang - Padang dan masih banyak lagi pantai - pantai lainnya. 
    Namun, disamping pantai - pantai yang terkenal tersebut terdapat beberapa pantai yang belum banyak diketahui oleh wisatawan salah satunya adalah Pantai Kelecung. Pantai Kelecung adalah "hidden gem" yang berlokasi di kabupaten Tabanan yang keindahannya tak kalah dengan pantai - pantai yang terkenal itu. Pantai Kelecung menyuguhkan keindahan sunset, deburan ombak yang begitu menawan serta pasir hitam yang begitu halus. 
    Di Pantai Kelecung wisatawan dapat melakukan aktivitas berenang, namun dengan tetap memperhatikan kondisi ombak karena di pantai ini tergolong kedalam pantai dengan ombak yang besar, wisatawan juga bisa menaiki perahu yang biasanya diadakan setiap hari raya besar. Di pantai ini juga disediakan fasilitas parkir yang luas, warung - warung lokal yang menjual bernagai jenis makanan seperti bakso, snack dan minuman, tempat sampah pun telah disediakan dan jalan menuju pantai ini sangat bagus, jadi kita tidak perlu khawatir lagi jika ingin mengunjungi pantai ini. 
  Selain itu di Pantai Kelecung kita juga bisa berfoto sepuasanya tentunya untuk mempercantik feed instagram kita. Untuk biaya yang dirogoh untuk mengunjungi pantai ini belum ada tarif yang diberlakukan oleh pengelola. Pantai ini berlokasi di Banjar Kelecung Kelod, Desa Tegalmengkeb, Tabanan, Bali. Waktu yang ditempuh untuk sampai di pantai ini sekitar 30 menit dari pusat Kota Tabanan. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah sekitar jam 5 sore karena kita dapat bersantai dan membeli berbagai jenis makanan di warung - warung pedagang lokal sambil menunggu sunset.



Senin, 26 April 2021

DIGITALISASI DALAM PARIWISATA

 

DIGITALISASI DALAM PARIWISATA

Pemanfaatan Digital Marketing Bidang Pariwisata

Di era industri 4.0 Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) merupakan sarana yang membantu dalam kehidupan dalam berbagai bidang termasuk dalam dunia pariwisata. Peranan TIK dalam dunia pariwisata sebagai sarana dan prasarana dalam mempromosikan pariwisata yang sering kita dengar secara elektronik dengan nama digital marketing. Revolusi industri 4.0 ini akan memberikan efek meperdekat jarak antara produsen dan taget marketnya yang menjadi penggerak terbesar dari transformasi digital adalah teknologi informasi. Namun bagaimanapun manusia adalah komponen terpenting "Man Behind The Gun" jadi pengembangan sumber daya manusia sangat penting. Industri 4.0 di bidang pariwisata menekankan pada Tourism and The Digital Transformation atau Pariwisata dan Transformasi Digital.

Pariwisata merupakan salah satu sektor pembangunan yang saat ini sedang digalakkan oleh pemerintah. Salah satu bentuk digitalisasi dalam dunia pariwisata adalah digital marketing. Digital Marketing Pariwisata adalah usaha mempromosikan dan memasarkan sebuah daerah/daya tarik wisata dengan menggunakan media digital. Adapun aktivitas digital marketing meliputi : website, social media, online advertising, email direct marketing, forum discussion, mobile applications.

3 jargon penting upaya Go Digital oleh Kementerian Pariwisata Indonesia (Pariwisata, 2018) yaitu:

1.      The More digital, the more personal adalah semangkin digital kita mempromosikan pariwisata secara personal kita dapat mengetahui demografi, psikogafi dan perilaku konsumen secara efektif dan terukur.

2.      The More digital, the more professional adalah semakin digital kita semakin professional mempromosikan pariwista seperti mengintegrasikan paid, owned dan social media menggunakan bigdata.

3.      The More digital, the more global adalah semakin digital kita maka kita mengjakau konsumen berbagai Negara.

Peranan digital marketing sangat berpangaruh untuk mendatangkan pariwisata adapun digital marketing di era industry 4.0 yang bisa di terapakan adalah menerapakan E-tourism (IT enabled tourism / electronic tourism). E-tourism adalah sebuah cara promosi yang modern dan informasi terkini mengenai pariwisata yang dicari oleh wisatawan, seperti obyek wisata, hotel, agen perjalanan, dan event-event yang dapat diakses 24 jam kapanpun, dimanapun dan siapapun. Ada tiga unsur yang menjadi prasyarat dari e-tourism yaitu ICT (Information and Communication Technologies), Tourism dan Business, serta dukungan dari pemerintah.

E-tourism yang bisa di aplikasikan di digital marketing ada 5 (enam), diantaranya :

1.      Website atau web adalah halaman informasi yang disediakan melalui internet sehingga bisa diakses diseluruh dunia selama terkoneksi internet, website ada yang dinamis statis. Website e-tourism adalah website seperti yang berisi informasi konten, gambar atau video seperti tempat wisata, hotel, tours dan lain-lain. Ataupun ada website focus pada salah satu bidang usaha seperti hotel, travel, rencart atau yang lainnya.

2.      Social Media Social media adalah media online yang para penggunanya bisa berbagi, berpartisipasi dan menciptakan isi konten text, gambar, vidoe maupun buat streaming online. Perkembang sosial media sebagai media digital di dunia bisnis sebagai media promosi, follower dengan meng upload gambar-gambar atau konten yang akan di promosikan secara webbase maupun mobile. Dengan adanya media sosial untuk mempromosikan pariwisata lebih cepat dan realtime dan bisa di lihat oleh pengguna sosial media.

3.      Online advertising adalah iklan yang dibuat secara online atau website untuk menarik pelanggan. Dengan adanya media iklan online jadi kita lebih cepat memasarkan pariwisata dengan menaruh iklan di website-webiste yang menyediakan tempat pasang iklan online.

4.      Forum discussion adalah kumpulan forum secara online yang memuat data, gambar, animasi, suara, video atau gambungan dari semuanya yang terhubung dalam sebuah jaringan. Web forum memiliki topik atau trade untuk dibahas yang dibuat dengan langkah update info dalam web tersebut oleh pembuat web forum tersebut. Topik tersebut ditanggapi atau direspon oleh anggota forum yang ada diwebsite.

5.      Mobile applications adalah aplikasi mobile yang didesain khusus untuk perangkat smartphone dan tablet. Platform aplikasi mobile ada 4 yaitu android, ios, windows 8 dan windows phone. Aplikasi yang dikembangkan yang berbasis mobile adalah seperti pemesan tiket pesawat atau hotel yang mana bisa dilakukan lewat telepon pintar. Aplikasi mobile mendukung Industri 4.0 yang mana sudah terintergrasi satu sama lainnya sepeti pemesan hotel bisa dilakukan secara mobile tanpa perantara staf hotel dari proses cekin sampai proses cek out.

Satu sisi akan memanjakan pelanggan atau wisatawan untuk mencari tempat-tempat yang diinginkan tanpa perlu lagi ke travel agent. Dan sisi bisnis akan mengurangi biaya operasional, lebih cepat dan lebih professional serta informasi yang disampai bisa langsung seluruh dunia mengetahuinya.


 

1
2
3

Our Team

Vika Aldu
Visitnesia Team
Aneisya Audeslina
Visitnesia Team
Farra and Risma
Visitnesia Team
Baiq Kyki
Visitnesia Team

Contact

Talk to us

Silahkan menghubungi kami

Address:

Tourism Faculty of Udayana University, Jimbaran-Bali

Work Time:

Monday - Friday from 9am to 5pm

Phone:

082235710261

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Pantai Cemongkak

Pantai Cemongkak, Jimbaran-Bali