Senin, 07 Juni 2021
Minggu, 06 Juni 2021
GAMBARAN
UMUM KAWASAN MANDALIKA
Mandalika
adalah kawasan wisata seluas 1.035 hektar yang berlokasi di di Kabupaten Lombok
Tengah, Nusa Tenggara Barat. Sejak tahun 2017, Mandalika sudah diresmikan
sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata. Lombok Tengah merupakan salah
satu Daerah Tingkat II di provinsi Nusa Tenggara Barat dan ibu kota daerah ini
terletak di Praya. Kabupaten ini memliki luas wilayah 1.208.39 km2 dengan
populasi sebanyak 860.209 jiwa. Mandalika memiliki banyak destinasi alam yang
tak kalah indah dan mempesona dari destinasi alam lainnya yang ada di Indonesia
seperti Pantai Kuta Lombok, Bukit Merese, Pantai Seger, dan Bukit Payung.
PEMBANGUNAN
SIRKUIT MOTOGP MANDALIKA
Proyek
pembangunan Jalan KEK Mandalika berlokasi di Desa Kuta Kabupaten Lombok Tengah
Provinsi Nusa Tenggara Barat memiliki nilai kontrak sebesar Rp 899 miliar.
Sejak Oktober 2019, pembangunan Sirkuit Mandalika sudah dimulai. Sirkuit ini
memiliki 17 tikungan dengan panjang 4,31 kilometer. Kapasitas penonton Sirkuit
Mandalika mencapai 195.700 orang yang terdiri dari tribun berdiri, duduk, dan
VIP atau Hospitality Suites. Area paddock Mandalika sirkuit sanggup menaungi 40
garasi. Tujuan dari pembangunan Sirkuit MotoGP Mandalika itu sendiri yaitu
sebagai panggung perhelatan olahraga dunia dan memperkenalkan pariwisata Nusa
Tenggara Barat (NTB) pada dunia. Pembangunan Sirkuit MotoGP ini banyak
memberikan dampak baik dampak positif maupun negative bagi masyarakat sekitar
Mandalika itu sendiri.
Dampak
Positif dari adanya pembangunan Sirkuit MotoGp Mandalika antara lain untuk
meningkatkan lapangan pekerjaan, meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar
Sirkuit MotoGp Mandalika, membantu meningkatkan devisa Negara Indonesia, serta
meningkatkan kepariwisataan khususnya Nusa Tenggara Barat. Selain dampak
positif yang dirasakan, masih banyak pula para penduduk Mandalika yang
merasakan dampak negatif dari adanya pembangunan Sirkuit MotoGp Mandalika ini
seperti permasalahan pembebasan lahan, masyarakat tergusur, ITDC memasang papan larangan berjualan kepada
warga dengan alasan (pedagang asongan) mengganggu serta tidak mengizinkan
melakukan acara adat di kawasan ITDC, nelayan khawatir tergeser aktivitas dengan kehadiran KEK Mandalika. Namun, permasalahan ini pun tidak berhenti disini
saja, pihak pemerintah memastikan untuk memberikan solusi terbaik dari
permasalahan yang dihadapi masyarakat pembangunan KEK Mandalika ini. Solusi –
solusi tersebut antara lain :
1.
Menyelesaikan pembebasan lahan di The Mandalika dengan melakukan pembayaran
atas pembebasan tanah.
2.
Menurut standar AIIB, orang - orang yang tergusur berhak mendapatkan bantuan
pemukiman kembali, ganti rugi atas kerugian asset - aset non - tanah, serta
bantuan untuk memulihkan mata pencahariannya.
3.
Pihak ITDC selaku pengelola kawasan menyatakan tujuan memasang plang larangan
untuk sosialisasi dan mengedukasi para pedang, pelaku UMKM, agar tidak
berdagang sembarangan tempat tapi memanfaatkan areal yang sudah disediakan di
dalam kawasan, yakni kompleks Bazaar the Mandalika.
4.
Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan NTB Yusron Hadi mengungkapkan bahwa
pemerintah tidak pernah berencana menggeser aktifitas nelayan disana atau
mengalihkan aktifitas mereka. Namun pemerintah berharap perkembangan KEK
kedepan memberi manfaat yang lebih baik lagi ke mereka.
PELUANG DAN TANTANGAN KAWASAN EKONOMI
KHUSUS MANDALIKA
Peluang pekerjaan dari dilaksanakannya event MotoGP 2021 adalah ada sekitar 2.000
Pekerjaan Musiman, 5.000 Segmen Pekerjaan terkait MotoGP, 10.000 Pekerjaan
Tidak Langsung dari MotoGP dengan peluang pemasukan US$ 60 juta belanja
wisatawan (terkait event di Sirkuit Mandalika), Pendapatan hotel, Pendapatan transportasi, dan pendapatan lain-lain. Beberapa tantangan yang harus dihadapi
KEK Mandalika antara lain belum terbangunnya sinergi antara KEK Mandalika dan
kawasan sekitar, belum ada branding produk unggulan ‘Mandalika’, pendidikan
vocational yang memenuhi atau tetap dengan kebutuhan sektor pariwisata, banyak
ditemukan pekerja anak di wilayah wisata, keamanan, kebersihan sekitar pantai,
serta kepastian insentif yang diberikan kepada investor. Untuk menjawab peluang
dan tantangan tersebut Bapped NTB Menyelenggarakan Rapat Koordinasi Teknis yang
bertempat di Ruang Geopark Bappeda NTB.
PROSPEK
PENGEMBANGAN MANDALIKA KEDEPAN
Menurut
Happy Marpaung (2002:19), pengembangan pariwisata bertujuan untuk memberikan
keuntungan baik bagi wisatawan maupun warga setempat.
Prospek Pengembangan
Mandalika Kedepan :
• Nilai jual kawasan di
mata investor semakin meningkat karena telah dilakukan penandatangan kontrak
paket II yang meliputi pembangunan sarana dan prasarana jaringan jalan,
normalisasi sungai, pembangunan fasilitas amenity core, gerbang kawasan, dan
konstruksi Masjid Area Timur. Dari sisi investasi, setidaknya sudah hampir 200
Ha sedang berproses untuk dikerjasamakan dalam berbagai bentuk properti,
seperti hotel bintang empat dan lima, area komersial, hingga SPBU.
• Dari sisi penyerapan
tenaga kerja, pengembangan The Mandalika juga diperkirakan mampu menyerap
hampir 5 ribu orang tenaga kerja lokal secara bertahap dalam lima tahun ke
depan.
• Kawasan The Mandalika
juga diproyeksikan akan mampu menaikkan tingkat PDRB sektor pariwisata NTB yang
diperkirakan pada tahun 2045 dengan adanya pengembangan The Mandalika bisa
diperoleh PDRB sekitar Rp18,8 triliun.
Minggu, 23 Mei 2021
Pariwisata Indonesia Dalam Menghadapi Pariwisata 4.0 :
Tantangan & Peluangnya
(Studi Kasus : Perwujudan Industri Pariwisata 4.0 di
Kota Lhokseumawe)
Revolusi industri 4.0 merupakan perubahan fundamental di bidang industri yang telah memasuki era baru. Gelombang keempat dari perjalanan dan perkembangan revolusi industri. Sebab itulah disebut dengan revolusi industri 4.0. Secara sederhana, revolusi industri 4.0 dapat dipahami sebagai perkembangan teknologi pabrik yang mengarah pada otomasi dan pertukaran data terkini secara mudah dan cepat yang mencakup sistem siber-fisik, internet untuk segala (internet of things), komputasi awan (cloud computing), dan komputasi kognitif. Otomasi sendiri merupakan sebuah teknik penggunaan mesin yang disertai dengan teknologi dan sistem kontrol guna mengoptimalkan produksi dan pengiriman barang serta jasa. Istilah revolusi industri 4.0 pertama kali dicetuskan oleh Jerman melalui proyek strategis teknologi. Revolusi industry 4.0 merupakan kelanjutan dari revolusi industry sebelumnya, mulai dari revolusi pertama yang menemukan mesin uap dan kereta api (1750 – 1830), kemudian kedua, penemuan listrik, alat komunikasi, kimia dan minyak (1870 – 1900), dan ketiga, penemuan computer, internet, dan telepon genggam sampai pada teknologi digital dan informasi (1970-an hingga sekarang). Transformasi digital inilah yang merubah keseluruhan siklus ekosistim kepariwisataan ,yang termasuk menjadi penyebab bergesernya budaya siber dan visual pada wisatawan.
Membahas
tentang komponen utama dalam pariwisata, biasanya dikenal dengan istilah “4A”
yang harus dimiliki oleh sebuah daya tarik wisata, yaitu: attraction (Merupakan komponen yang signifikan dimana didalamnya
terdapat keunikan tersendiri dimana akan menarik wisatawan berkunjung ke suatu
daya tarik wisata tersebut. Dalam pariwisata 4.0, Virtual Reality atau realitas
maya sangat memiliki peran yang besar. Trend yang terlihat bahwa, wisatawan
mulai memperlihatkan minat yang besar terhadap teknologi ini, seiring dengan
tampat-tempat wisata yang mulai menggunakan teknologi ini sebagai atraksi
wisata buatan pengganti atraksi pada realitas nyata.), accessibility (kemudahan untuk bergerak dari daerah yang satu ke
daerah yang lain. Pada era 4.0 ini, aksesbilitas wisatawan telah berkembang
kearah digital, contohnya adalah teknologi IoT. Dengan adanya teknologi IoT
(Internet of Things) penyedia jasa pariwisata dapat dengan mudah memasuki pasar
luar negeri dan menjangkau lebih banyak pelanggan, serta sebaliknya pelanggan
dapat dengan mudah menjangkau para penyedia jasa pariwisata tersebut.), amenities (segala macam sarana dan
prasarana yang diperlukan oleh wisatawan selama berada di daerah tujuan wisata.
Fasilitas dalam dunia pariwisata kini telah berkembang pesat terutama di era
4.0. Terdapat teknologi Augmented Reality yang memungkinkan wisatawan melakukan
aktivitas seperti memesan hotel, mengakses informasi saat berada di destinasi,
menavigasi ke dan di sekitar destinasi, menterjemahkan tulisan atau rambu-rambu
serta percakapan, menemukan alternatif pilihan tempat makan dan hiburan semua
dapat dilakukan hanya melalui aplikasi pada perangkat seluler atau smartphone.),
dan ancilliary (Pelayanan tambahan
sudah harus disedikan oleh Pemerintah daerah dari suatu daerah tujuan wisata
baik untuk wisatawan maupun untuk pelaku pariwisata seperti : pemasaran,
pembangunan fisik (jalan raya, rel kereta, air minum, listrik, telepon, dan
lain-lain),maupun yang lainnya. Di era 4.0, kini pelayanan telah berkembang
pesat menuju teknologi yang lebih canggih. pelayanan kini tidak hanya terpaku
pada tenaga manusia, tetapi juga berkembang menjadi pelayanan oleh robot buatan
manusia. Artificial Intelligent (AI) dan Robots adalah teknologi yang mulai
popular dalam sektor pariwisata, khususnya pada sub sektor hotel dan restoran.)
Istilah Pariwisata digital memang sudah mulai berkembang pesat di beberapa negara termasuk Indonesia. Dimana pariwisata digital memiliki arti pemanfaatan digital ( Internet) pada industri pariwisata yang mencakup pengelolaan dan pemasaran. Pariwisata digital juga dapat di simpulkan memanfaatkan fasilitas sarana internet dengan berbagai media yang dekat dengan masyarakat seperti jejaring sosial ( Facebook, instagram, tumblr, twiter, blog, micro blog, website dan email ). Pemanfaatan digital tourism tidak terlepas dari paradigma baru dalam industri pariwisata yakni konsep Pariwisata 4.0 dengan target utama wisatawan milenial. Ciri utama strategi ini adalah terbangunnya ekosistem digital sehingga mampu mendongkrak produktivitas industri pariwisata secara drastis.
Kota Lhokseumawe memiliki potensi besar dalam sektor pariwisata. Namun potensi pariwisata tersebut belum sepenuhnya dioptimalkan pengelolaannya oleh Pemerintah Kota Lhokseumawe. Hingga tahun 2020, belum tampak upaya serius yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam menerapkan konsep digital tourism. Padahal media digital memiliki peranan yang sangat penting dalam mempengaruhi perkembangan promosi pariwisata. Tantangan yang di hadapi antara lain : masalah komunikasi, sumber daya, anggaran, fasilitas, serta informasi dan kewenangan. Namun, apabila Kota Lhokseumawe menjalankan pariwisata berbasis digital dengan optimal tentu banyak peluang yang didapat seperti :
-Semakin mudahnya mengakses informasi
tentang suatu destinasi dan hal itupun mampu mengembangkan suatu destinasi
wisata sehingga dapat berepngaruh positif terhadap perekonomian masyarakat sekitarnya.
-Dengan adanya teknologi, konsumen dapat
dengan mudah mencari informasi dan feeding mengenai produk – produk wisata dan
destinasi di Kota Lhokseumawe dengan detail.
-Selain itu, dalam mempromosikan sesuatu
secara digital bisa dilakukan micro targeting, sehingga promosi bisa tepat
sasaran.
Selasa, 27 April 2021
Pantai Ketapang
Desa Pringgabaya, Lombok Timur
Pernahkah kalian
mendengar sesuatu yang lebih membanggakan dari berwisata ke luar negeri? Iya,
tentu mencintai tempat wisata dalam negeri. Selain meningkatkan pendapatan
negara, hal tersebut juga sebagai bentuk mencintai produk dalam negeri. Indonesia
hampir sempurna, destinasi wisatanya tersebar hampir di penjuru wilayahnya.
Sabang sampai Merauke menyimpan ribuan keindahan yang masih tak terjamah oleh
mata manusia. Salah satu kekayaan alam Indonesia adalah keindahan pantainya
yang menyimpan eksotisme tersendiri di setiap bagian.
Biar kuberitahu satu dari
sekian banyak rahasia kecantikan pantai Indonesia. Ia tersimpan tepat di bagian
timur pulau Lombok, pulau yang juga terkenal sebagai surga bagi para wisatawan.
Pantai tersebut bernama pantai Ketapang yang terletak di Dusun Ketapang Desa
Pringgabaya, Kecamatan Pringgabaya Lombok Timur. Pantai ini dihiasi hamparan
pasir hitam di sepanjang pesisirnya. Airnya yang jernih selalu berhasil memikat
pengunjung untuk berenang dan bermain. Pepohonan hijau yang tumbuh di
sekitarnya memberikan pantai ini
atmosper sejuk saat mengunjunginya.
Akses ke pantai ini
terbilang mudah. Pemandangan yang asri dengan hamparan sawah dan rumah penduduk
di sepanjang perjalanan menambah kesan asri bagi pengunjung. Karena berada di
bagian timur pulau Lombok, Pantai Ketapang adalah tempat yang sempurna untuk
menyaksikan matahari terbit ditemani kesejukan embun pagi. Warna keemasan yang
ditampilkan selalu indah dipandang mata. Selain melihat matahari terbit,
kegiatan lain yang bisa pengunjung lakukan adalah memancing ikan serta jogging
sendiri atau ditemani hewan peliharaan.
Pantai Ketapang juga terkenal dengan upacara Rebo
Buntung. Upacara
ini adalah tradisi mandi bersama yang dimulai pada Rabu siang hingga sore.
Upacara ini sudah dilakukan secara turun temurun sejak ratusan tahun yang lalu.
Upacara ini dilakukan untuk menyambut perayaan Maulid Nabi Muhammad Shallallahu
‘Alaihi wa Sallam. Tujuan dari upacara ini adalah menyucikan badan di perairan
yang dianggap suci oleh masyarakat. Pesertanya pun berasal dari kalangan anak –
anak hingga orang tua. Semua turun ke perairan untuk mandi bersama – sama.
Untuk fasilitasnya, Pantai Ketapang kini sudah menyediakan tempat parkir serta
terdapat banyak penjual makanan dengan tempat menarik serta spot foto yang
aesthetic.
Have you
ever heard of something prouder than traveling abroad? Yes, of course love
domestic tourist destinations. In addition to increasing state income, this is
also a form of loving domestic products. Indonesia is almost perfect; tourist
destinations are spread almost all over its territory. Sabang to Merauke had
thousands of beauties that are still untouched by the human eye. One of
Indonesia's natural wealth is the beauty of its beaches which keep its own exoticism
in every part.
Let me tell
you one of the many beauty secrets of Indonesia's beaches. It is tucked away
right in the eastern part of the island of Lombok, an island which is also
known as a paradise for tourists. The beach is called Ketapang beach which is
located in Ketapang Hamlet, Pringgabaya Village, Pringgabaya District, East
Lombok. This beach is decorated with black sand along its coast. The clear
water always manages to attract visitors to swim and play. The green trees that
grow around give this beach a cool atmosphere when visiting it.
Access to
this beach is fairly easy. The beautiful scenery with rice fields and houses
along the way adds to the beautiful impression for visitors. Being in the
eastern part of the island of Lombok, Ketapang Beach is the perfect place to
watch the sunrise accompanied by the cool morning dew. The golden color that is
displayed is always beautiful to the eye. Apart from seeing the sunrise, other
activities that visitors can do are fishing and jogging alone or in the company
of pets.
Ketapang
Beach is also famous for its Rebo Buntung ceremony. This ceremony is a communal bathing tradition that starts from
Wednesday afternoon to the afternoon. This ceremony has been carried out from
generation to generation since hundreds of years ago. This ceremony is
carried out to welcome the celebration of the birthday of the Prophet Muhammad
Sallallahu 'Alaihi wa Sallam. The purpose of this ceremony is to purify the
body in waters that are considered sacred by the community. The participants
also came from children to the elderly. All descended into the water to bathe
together. For facilities, Ketapang Beach now provides parking lots and there
are many food vendors with interesting places and aesthetic photo spots.
Wisata Waduk Pacal di Kedungsumber Bojonegoro adalah tempat wisata yang ramai dengan wisatawan pada hari biasa maupun hari liburan. Tempat ini sangat indah dan bisa memberikan sensasi yang berbeda dengan aktivitas kita sehari hari. Waduk Pacal merupakan bangunan peninggalan belanda, tepatnya diresmikan sejak tahun 1933. Termasuk salah satu bangunan raksasa yang masih berfungsi hingga kini. Waduk Pacal yang memiliki luas sekitar 3,878 kilometer persegi dan kedalaman 25 meter ini, merupakan bangunan sarana pengairan peninggalan zaman belanda dengan manfaat multifungsi.
Perjalanan yang cukup
menempuh jarak yang cukup jauh juga melewati jalan yang membelah hutan jati
dengan tebing disekelilingmya menambah suasana tambah menyenangkan. Dengan
harga tiket yang cukup murah, yakni Rp. 5.000,- para wisatawan sudah bisa
menikmati lokasi wisata ini. Jika ingin menjelajahi waduk, para pengunjung bisa
naik sampan keliling danau jika ingin merasakan sensasi tersendiri. Tidak ada
tarif pasti karena sebenarnya pemilik perahu kecil itu adalah para nelayan
sekitar. Rata-rata pengunjung merogoh kocek Rp. 15.000 untuk sekitar 30 menit.
Senin, 26 April 2021
DIGITALISASI
DALAM PARIWISATA
Pemanfaatan Digital Marketing Bidang Pariwisata
Di
era industri 4.0 Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) merupakan sarana yang
membantu dalam kehidupan dalam berbagai bidang termasuk dalam dunia pariwisata.
Peranan TIK dalam dunia pariwisata sebagai sarana dan prasarana dalam
mempromosikan pariwisata yang sering kita dengar secara elektronik dengan nama
digital marketing. Revolusi industri 4.0 ini akan memberikan efek meperdekat
jarak antara produsen dan taget marketnya yang menjadi penggerak terbesar dari
transformasi digital adalah teknologi informasi. Namun bagaimanapun manusia
adalah komponen terpenting "Man Behind The Gun" jadi pengembangan
sumber daya manusia sangat penting. Industri 4.0 di bidang pariwisata
menekankan pada Tourism and The Digital Transformation atau Pariwisata dan
Transformasi Digital.
Pariwisata
merupakan salah satu sektor pembangunan yang saat ini sedang digalakkan oleh
pemerintah. Salah satu bentuk digitalisasi dalam dunia pariwisata adalah
digital marketing. Digital Marketing Pariwisata adalah usaha mempromosikan dan
memasarkan sebuah daerah/daya tarik wisata dengan menggunakan media digital.
Adapun aktivitas digital marketing meliputi : website, social media, online advertising, email direct marketing,
forum discussion, mobile applications.
3
jargon penting upaya Go Digital oleh Kementerian Pariwisata Indonesia
(Pariwisata, 2018) yaitu:
1. The More digital, the more personal
adalah semangkin digital kita mempromosikan pariwisata secara personal kita
dapat mengetahui demografi, psikogafi dan perilaku konsumen secara efektif dan
terukur.
2. The More digital, the more
professional adalah semakin digital kita semakin
professional mempromosikan pariwista seperti mengintegrasikan paid, owned dan
social media menggunakan bigdata.
3. The More digital, the more global
adalah semakin digital kita maka kita mengjakau konsumen berbagai Negara.
Peranan digital marketing sangat
berpangaruh untuk mendatangkan pariwisata adapun digital marketing di era
industry 4.0 yang bisa di terapakan adalah menerapakan E-tourism (IT enabled tourism / electronic tourism). E-tourism adalah sebuah cara promosi
yang modern dan informasi terkini mengenai pariwisata yang dicari oleh
wisatawan, seperti obyek wisata, hotel, agen perjalanan, dan event-event yang
dapat diakses 24 jam kapanpun, dimanapun dan siapapun. Ada tiga unsur yang
menjadi prasyarat dari e-tourism yaitu ICT (Information
and Communication Technologies), Tourism
dan Business, serta dukungan dari
pemerintah.
E-tourism yang bisa di aplikasikan di
digital marketing ada 5 (enam), diantaranya :
1. Website
atau web adalah halaman informasi yang disediakan melalui internet sehingga
bisa diakses diseluruh dunia selama terkoneksi internet, website ada yang
dinamis statis. Website e-tourism adalah website seperti yang berisi informasi
konten, gambar atau video seperti tempat wisata, hotel, tours dan lain-lain.
Ataupun ada website focus pada salah satu bidang usaha seperti hotel, travel,
rencart atau yang lainnya.
2. Social
Media Social media adalah media online yang para penggunanya bisa berbagi,
berpartisipasi dan menciptakan isi konten text, gambar, vidoe maupun buat
streaming online. Perkembang sosial media sebagai media digital di dunia bisnis
sebagai media promosi, follower dengan meng upload gambar-gambar atau konten
yang akan di promosikan secara webbase maupun mobile. Dengan adanya media
sosial untuk mempromosikan pariwisata lebih cepat dan realtime dan bisa di
lihat oleh pengguna sosial media.
3. Online
advertising adalah iklan yang dibuat secara online atau website untuk menarik
pelanggan. Dengan adanya media iklan online jadi kita lebih cepat memasarkan
pariwisata dengan menaruh iklan di website-webiste yang menyediakan tempat
pasang iklan online.
4. Forum
discussion adalah kumpulan forum secara online yang memuat data, gambar,
animasi, suara, video atau gambungan dari semuanya yang terhubung dalam sebuah
jaringan. Web forum memiliki topik atau trade untuk dibahas yang dibuat dengan
langkah update info dalam web tersebut oleh pembuat web forum tersebut. Topik
tersebut ditanggapi atau direspon oleh anggota forum yang ada diwebsite.
5. Mobile
applications adalah aplikasi mobile yang didesain khusus untuk perangkat
smartphone dan tablet. Platform aplikasi mobile ada 4 yaitu android, ios,
windows 8 dan windows phone. Aplikasi yang dikembangkan yang berbasis mobile
adalah seperti pemesan tiket pesawat atau hotel yang mana bisa dilakukan lewat
telepon pintar. Aplikasi mobile mendukung Industri 4.0 yang mana sudah
terintergrasi satu sama lainnya sepeti pemesan hotel bisa dilakukan secara
mobile tanpa perantara staf hotel dari proses cekin sampai proses cek out.
Satu sisi akan memanjakan pelanggan atau wisatawan untuk mencari tempat-tempat yang diinginkan tanpa perlu lagi ke travel agent. Dan sisi bisnis akan mengurangi biaya operasional, lebih cepat dan lebih professional serta informasi yang disampai bisa langsung seluruh dunia mengetahuinya.








